Sehat Dengan Berbekam

Alhamdulillah, baru sempat lagi  posting nih... Hari ini  lumayan waktunya agak senggang. Beberapa pekan ini, ada saja kesibukan yang cukup menyita perhatian. Dari mulai aktivitas mengajar, kegiatan sekolah, perkemahan pramuka dan yang terakhir ikut terlibat dalam kepanitiaan peresmian Pesantren Modern "Riyadus Shalihin" di Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Indonesia (wih! lengkap dah). Tapi, ya Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan yang terpenting kondisi kesehatan tetap prima untuk bisa melakukan aktivitas lainnya.

Pada saat aktivitas kita padat baru terasa, betapa pentingnya arti sebuah "kesehatan". Bisa anda bayangkan, apa yang bisa  kita lakukan  bila kondisi badan kita sendiri dalam keadaan tidak sehat. Mau memaksakan diri juga? Tidak mungkin. Yang pasti dalam kondisi sakit kita tidak bisa banyak melakukan aktivitas  dan hanya butuh istirahat (juga banyak istigfar... ). Tapi,  bila badan sehat apapun aktivitas yang kita lakukan akan terasa lebih mudah. Nikmat sehat sungguh luar biasa! Dengan nikmat sehat itu  kita bisa menyempurnakan kewajiban dan tugas-tugas kita dengan lebih baik.

Nah! Agar badan kita tetap sehat banyak hal yang bisa kita lakukan, selain olah raga yang teratur, makan makanan yang bergizi  dan istirahat yang cukup, salah satunya adalah dengan berbekam. Bekam adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang berarti “membuang darah.” Dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah hijamah.”Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah “cupping.”

Secara populer bekam didefinisikan sebagai metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Sedangkan yang dimaksud dengan darah kotor adalah darah yang mengandung racun (toxin) atau darah statis yang menyumbat peredaran darah, mengakibatkan sistem peredaran darah tidak dapat berjalan dengan lancar sehingga akan mengganggu distribusi nutrisi dan imunitas seseorang, baik secara fisik maupun secara mental.

Penumpukan darah kotor banyak terjadi dibawah kulit. Jika darah kotor tersebut tidak segera dikeluarkan, maka tubuh akan melemah dan mudah diserang penyakit. Dan untuk menyembuhkan penyakitnya, tidak ada cara yang lebih efektif kecuali dengan mengeluarkan darah kotor tersebut. Sehingga dapat dikatakan bahwa bekam adalah sebuah teknik detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh) yang efektif menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan menghilangkan sumber penyakitnya dan tidak memiliki efek samping. *)

Bekam juga dikenal sebagai salah satu bentuk pengobatan cara Nabi (Thibun Nabawi) yang sangat dianjurkan, sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadits, diantaranya : Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda: "Kalian harus berbekam dan menggunakan al-qusthul bahri." (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan an-Nasai dalam kitab as-Sunan al-Kubra no. 7581).

Dari Abdullah bin Mas'ud RA, dia berkata: "Rasulullah SAW pernah menyampaikan sebuah hadits tentang malam dimana beliau diperjalankan bahwa beliau tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh beliau SAW dengan mengatakan: 'Perintahkanlah umatmu untuk berbekam'." (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/20), hasan gharib).**)

Nah! Ini cerita pengalaman saya sendiri. Sebenarnya saya sudah lama membaca buku-buku tentang bekam/hijamah dan mengikuti beberapa pelatihannya, tapi baru beberapa bulan terakhir ini saya berbekam dengan meminta tolong seorang teman yang ahli. Dan hasilnya Alhamdulillah, meskipun beberapa minggu ini sibuk dengan kegiatan, kondisi badan jadi tidak mudah sakit. Bekam bisa mencegah penyakit, bukankah mencegah itu lebih baik dari mengobati?
Sumber :
*)   bekam.net 
**) al-hijamah.blogspot.com


0 Response to "Sehat Dengan Berbekam"

Posting Komentar

Terimakasih anda telah berkunjung.