Tentang Puisi

Postingan saya terakhir di blog ini adalah tentang 8 gaya posting blog untuk pemula, sebuah artikel yang saya rangkum dari 20 gaya posting blog nya pa romi. Dalam tulisan berikut ini saya mencoba membuat postingan blog dengan gaya life blogging. Mengapa saya namakan demikian, karena tulisan ini berkaitan dengan kehidupan nyata diri saya sendiri dalam bentuk ungkapan puisi (tepat ga ya.... Terserah!).

Baiklah! Rasanya tidak ada seorangpun yang dalam perjalann hidupnya tidak pernah berpuisi. Meskipun ia sendiri mengungkapkanya dalam bentuk suara hati, bisikan jiwa atau suara bawah sadar. Ya, puisi kerap mengiringi langkah perjalan manusi dalam menempuh kehidupan di dunia ini. Apa sebenarnya puisi itu?

Sebuah puisi merupakan ungkapan perasaan atau pikiran penyairnya dalam satu bentuk ciptaan yang utuh dan menyatu. Secara garis besar, sebuah puisi terdiri atas 7 unsur, yaitu: tema, suasana, imajinasi, amanat, nada, suasana, dan perasaan. Sedangkan prinsip dasar sebuah puisi adalah berkata sedikit mungkin, tetapi mempunyai arti sebanyak mungkin.

Demikianlah gambaran puisi yang saya kutip dari carapedia (dot) com. pengertian lainnya sebagaimana diungkapkan oleh  Herman J Waluyo, bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya

Upss! Maaf, bukan maksud saya membahas tentang selu-beluk puisi secara teoritis, yang ingin saya sampaikan disini adalah bahwa siapapun orangnya pasti punya simpanan puisi,  baik tertulis ataupun tidak. Demikian pula dengan saya, walau pernah juga hampir tidak menyukai puisi karena gaya pura-pura dan terlalu diada-adakan pilihan katanya (mungkin karena pengalaman saya begitu ya...). Tapi sekarang ini saya tengah menghimpun kembali lembaran-lembaran kertas yang berisi puisi=puisi saya untuk saya rapihkan dan saya simpan dalam bentuk ebook dengan format pdf.

Tadinya saya tak ingin mengekspose puisi-puisi yang sudah lama saya simpun itu, tapi setelah saya fikir-fikir itu adalah "aku" yang ada di masa lalu yang bisa saya lihat dalam sudut pandang hari ini. Ternyata betul juga, setelah sekian lama saya simpan, hari ini tulisan-tulisan itu memiliki kekuatan tersendiri. Ya! daripada saya kubur begitu saja lebih baik saya share untuk berbagi hikmah dan pengalaman mudah-mudahn ada manfaatnya. Untuk itu saya buatkan satu label dengan nama "puisi" semoga ini menjadi lebih berarti. Untuk istriku yang tercinta, dan anak-anak tersayang  puisi-puisi ini dipersembahkan.

0 Response to "Tentang Puisi"

Posting Komentar

Terimakasih anda telah berkunjung.