Pelajaran dari penyembelihan hewan Qurban

Pagi tadi saya menyaksikan bagaimana pelaksanaan penyembelihan hewan qurban. Dari apa yang saya lihat, ternyata ibadah qurban memiliki dimensinya tersendiri. Sementara sebagian umat lain ada yang melarang pemotongan salah satu binatang "pujaanya", umat Islam melaksanakan pemotongan hewan qurban untuk melaksanakannya sebagai bagian dari ibadah.

Dalam al-Islam ibadah dapat diartikan sebagai ketaatan, ketundukan dan perendahan diri kepada Allah SWT. Tunduk dan taat dengan segala perintahnya dan menjauhi apa yang dilarangnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa, "Ibdah adalah suatu nama yang mencakup seluruh perkara yang dicintai Allah dan diridhai-Nya baik berupa perkataan maupun perbuatan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi". Oleh karena itu dalam Islam "ibadah" bukan hanya sebatas "ritual", upacara keagamaan, tetapi lebih luas cakupannya meliputi seluruh aspek kehidupan manusia.

Ibadah adalah tujuan penciiptaan mansuia dan jin, sebagaimana Fiman Allah SWT, "Tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah (mengesakan ibadahnya) kepada-Ku." (Ad-Dzariat : 56)

Berkurban adalah salah satu bentuk ibadah kepada Allah bagi orang yag melaksanakannya sebagai bentuk ketaatan atas perintahnya dan mengharapkan keridhaan-Nya. Kalau bukan karena cintanya kepada Allah dan mengikuti perintahnya tidak mungkin Nabi Ibrahim  menyembelih putranya Ismail untuk dikurbankan. Tapi penyembelihan itu tidak terjadi, dan Allah telah menggantinya dengan seekor domba.

Sebagai bentuk ibadah, penyembelihan kurban dalam Islam memiliki tata caranya tersendiri, yang sangat baik dalam memperlakukan binatang kurban. Meskipun diperlakukan dengan baik, sebetulnya saya tidak tega melihatnya (tapi makan dagingnya mau....). Saya tidak bisa membayangkan bagaimana Nabi Ibrahim saat prosesi penyembelihan putranya, Ismail. Semua itu dilakukan untuk semata melaksanakan perintah Alllah. Sekarang kita tdak harus seperti Ibrahim, cukup dengan menyembelih kerbau, sapi atau domba/kambing.




Menyembelih hewan kurban harus dilakukan dengan baik, sebab mereka juga makhluk Allah yang punya hak untuk diperlakukan dengan baik dan kasih sayang. Hewan juga tunduk dan taat pada Allah meskipun mereka tidak punya akal, sebagai makhluk Allah dia taat pada yang menciptakannya. Kita tidak tahu betapa gembiranya mereka dikurbankan untuk mentaati perintah Allah. Dia bermanfaat untuk manusia sesuai tujuan dijidikannya bukan untuk dipuja-puja dan disembah-sembah juga tidak untuk di zalimi.

0 Response to "Pelajaran dari penyembelihan hewan Qurban"

Posting Komentar

Terimakasih anda telah berkunjung.