Dari Mana Mulai Menulis

Saya masih tidak habis pikir mengapa begitu sulit untuk membuat sebuah tulisan pada saat kita hendak mulai menulis. "Apa ya..." begitu kira-kira, yang muncul dibenak fikiran. Bukannya mulai menuliskan tapi malah bertanya apa yang mau dituliskan.


"Tentang apa ya...?

Oops! Ini jadi menarik, kenapa tidak saya tuliskan aja kesulitan orang  yang baru mulai menulis? Ya, seperti artikel yang saya tulis ini. Ternyata, apapun bisa menjadi awal untuk memulai sebuah tulisan kemudian membiarkannya untuk terus mengalirkan kata-kata, menghimpun kalimat demi kalimat dan menyatukan paragraf demi paragraf sehingga membentuk satu kesatuan tulisan yang dapat disebut artikel, makalah atau apapun jadinya.

Bacalah dengan baik dua ungkapan berikut yamg saya kutif dari writersite, sebagi berikut :

Put your notes away before you begin a draft. What you remember is probably what should be remembered; what you forget is probably what should be forgotten. No matter; you’ll have a chance to go back to your notes after the draft is completed. What is important is to achieve a draft which allows the writing to flow - Masukan catatan Anda jauh sebelum Anda mulai draft. Apa yang Anda ingat mungkin apa yang harus diingat, apa yang Anda lupa mungkin apa yang harus dilupakan. Tidak peduli, Anda akan memiliki kesempatan untuk kembali ke catatan Anda setelah rancangan selesai. Yang penting adalah untuk mencapai konsep yang memungkinkan tulisan mengalir - Donald M. Murray)

One of the most difficult things is the first paragraph. . . . Once I get it, the rest just comes out very easily. (Salah satu hal paling sulit adalah paragraf pertama. . . . Setelah saya mendapatkannya, sisanya hanya keluar sangat mudah - Gabriel García Márquez)

Saya suka  ungkapan pertama di atas, apakah anda sependapat dengan saya? Setidaknya hal tersebut memberikan keleluasaan dan menjadikan kita tanpa terbebani. Memang benar, kadang adakalnnya mengingat-ingat hal yang tidak kita ingat menghentikan kita dari terus menulis.

Dan,  ungkapan yang kedua mendorong kita untuk  bisa mengeksplorasi dan menumbuhkan rasa percaya diri. Karena, menulis tidak hanya berhenti sampai selesai menuangkan tulisan pada saat itu juga (?).



0 Response to "Dari Mana Mulai Menulis"

Posting Komentar

Terimakasih anda telah berkunjung.